News

News (60)

Rabu, 02 Maret 2016 01:08

Studi Banding

Written by

STUDI BANDING BANGUNAN GEDUNG

DAN RUANG PELAYANAN

Bangil, 17 Pebruari 2016

 

Darri kiri ke kanan : Panitera, Sekretaris PA. Lumajang, Sekretaris, Kasubag Perencanaan, TI, dan Pelaporan PA. Bangil.

Tim kesekretariatan pengadilan agama bangil mendapat tugas dari Bapak ketua untuk studi banding ke Pengadilan Agama Lumajang dan Pengadilan Agama Probolinggo.  Tim tersebut terdiri dari sekregaris, kasubag perencanaan, it, dan pelaporan, serta kasubag umum dan keuangan, tim dipimpin langsung oleh Bapak Abdul Kodir, S.Ag. Sekretris Pengadilan Agama Bangil.

Agenda studi banding pada tanggal 16 Pebruari 2016 tersebut adalah tidak lain untuk melihat bangunan gedung dan tata ruang pelayanan di kedua pengadilan tersebut, hal tersebut dilakukan karena ditahun 2016 ini Pengadilan Agama Bangil mendapatkan belanja modal berupa Renovasi Gedung Kantor.

Tujuan pertama studi banding tersebut adalah kantor pengadilan Agama lumajang, sesampai disana tim disambut langsung bapak panitera dan sekretaris, kemudian dipersilakan masuk ke ruang sekretaris, setelah menyampaikan maksud dan tujun bapak Abdul Kodir, S.Ag. meminta ijin untuk diantar keliling melihat lihat bangunan gedung dan tata ruang pelayanan serta ruang sidang yang dimiliki oleh Pengadilan Agama Lumajang.

 Ruang Pelayanan PA Lumajang

Setelah selesai melihat lihat, ketua tim mohon ijin kepada panitera dan sekratris pa lumajang untuk pamit guna melanjutkan perjalanan lagi ke pengadilan Agama Probolinggo Sesampai di Pengadilan Agama Probolinggo tim Pengadilan Agama Bangil disambut oleh petugas resepsionis, sedangkan seluruh hakim dan pegawai PA.Probolinggo sedang rapat, akhirnya ketua tim berinisiatif meminta tolong kepada satpam untuk didampingi guna melihat Ruang pelayaan yang dimiliki oleh Pengadilan Agama Probolinggo.

 

Ruang Sidang Utama PA Probolinggo

Tidak berselang lama akhirnya rapat selesai dan ketua tim langsung menemui panitera dan sekretris PA.Probolinggo untuk menyampaikan maksud dan tujuannya, dan alhamdulilah panitera dan sekretris dengan senang hati menyambut maksud dan kedatangan kami akhirnya tim langsung diajak oleh sekretris melihat lihat gedung bangunan dan ruang sidang serta tata ruang pelayanan di Pengadilan Agama Probolinggo. Setelah tim merasa cukup bahwa apa yang diharapkan sudah terpenuhi maka ketua tim mohoin ijin ke panitera dan sekretaris PA.Probolinggo untuk menyudahi studi banding ini dan sekaligus mohon pamit.

Rabu, 10 Februari 2016 04:59

rehap rapat

Written by

Rapat Persiapan Pelaksanaan Rehap Gedung
Kantor Pengadilan Agama Bangil

 


Ketua Pengadilan Agama Bangil Drs. H. SUHARDI, S.H., M.H.
Memimpin rapat persiapan pelaksanaan rehap gedung

 

Bangil, 10 Pebruari 2016
Bertempat di ruang Ketua Pengadilan Agama Bangil, Selasa 09 Pebruari 2016 pukul 11.00 WIB telah diadakan rapat terkait pelaksanaan rehap gedung kantor Pengadilan Agama Bangil, rapat tersebut dipimpin langsung oleh Bapak Ketua Drs. H. Suhardi, S.H., M.H. dan dihadiri oleh wakil ketua, Panitera, Sekretaris, jajaran pejabat struktutral serta Tim Pokja yang ditunjuk ULP Pengadilan Tinggi Agama Surabaya.
Didalam pemaparannya ketua Pengadilan Agama Bangil berharap, dalam proses pelaksanaan rehap gedung nanti diharapkan bisa berjalan lancar, tepat waktu dan sesuai aturan. Disamping itu beliau juga berpesan kepada tim pokja bahwa didalam pelaksanaan lelang nanti agar benar-benar menghasilkan pemenang lelang yang kompatibel dan mempunyai track record yang baik serta memenuhi unsur-unsur yang telah ditentukan didalam peraturan pengadaan barang dan jasa.


 



Ketua Tim Pokja Pengadaan Rehap Gedung
Kantor Pa. Bangil dalam menyampaikan pemaparannya

Diakhir acara rapat tersebut ketua tim Pokja Pengadaan Sdr. Rachmad Bahrudin, S. Kom., M.HP. menyampaikan bahwa apa yang telah disampaikan oleh bapak ketua Pengadilan Agama Bangil tersebut akan dilaksanakan dengan penuh amanah dan tanggung jawab, dengan harapan proses pelelangan rehap gedung kantor Pengadilan Agama Bangil dapat berjalan sesuai dengan peraturan. Kedepan kantor Pengadilan Agama Bangil bisa memiliki gedung ruang tunggu dan pelayanan yang baru dan nyaman sehingga proses pelayanan berperkara bisa berjalan dengan baik sesuai dengan harapan kita semua.

Rabu, 10 Februari 2016 04:56

Sumpah Hakim

Written by

PELANTIKAN HAKIM, SUMPAH JABATAN DAN PELANTIKAN PANMUD PERMOHONAN

SERTA PERPISAHAN PANITERA PENGGANTI DAN STAF

Ketua Pengadilan Agama Bangil Drs. H. SUHARDI, S.H., M.H.

Persiapan Pelantikan Hakim

Bangil, 30 Januari 2016

Pengadilan agama bangil jumat pada pukul 9.30 wib, mengadakan acara pelantikan hakim, sumpah jabatan dan pelantikan panmud permohonan serta pisah kenal hakim, pnitera pengganti dan jurusita pengganti,

Acara yang dilaksanakan di salah satu rumah makan di Pasuruan itu berjalan dengan khidmat dan lancar, acara dibuka dengan pelantikan tiga orang hakim yang mana ketiga orang hakim tersebut adalah

1. Dra. Zaenah, S.H., M.H., hakim yang sebelumnya berdinas di Pengadilan Agama Jombang

2. Dra. Hj. Sitti Husnaenah, hakim yang sebelumnya berdinas di Pengadilan Agama Palopo

3. Moh. Rasid, S.H., M.H.I., hakim yang sebelumnya berdinas di Pengadilan Agama Bondowoso


 

Dari kiri ke kanan

Dra. Zaenah, S.H., Dra. Hj. Sitti Husnaenah, Moh. Rasid, S.H., M.H.,

Dan Zulkifri, S.H.

Setelah acara pelantikan hakim tersebut acara dilanjutkan dengan penyumpahan dan pelantikan panitera muda permohonan, jabatan tersebut kurang lebih satu tahun kosong dan sekarang dijabat oleh sdr. Zulkifri, SH., yang sebelumnya menjabat sebagai Panitera Pengganti di Pengadilan Agama Surabaya.

Ketua Pengadilan Agama Bangil

Membacakan Supah Panmud Permohonan

Sdr. Zulkifri, S.H.

Setelah acara penyumpahan dan pelantikan tersebut selesai, acara dilanjutkan dengan pelepasan hakim, panitera pengganti dan jurusita pengganti, adapun hakim, panitera pengganti dan jurusita yang telah pindah tugas antara lain

1. Dra. Hj. Lulu ' Rodiyah, pindah tugas menjadi hakim di Pengadilan Agama Ngawi

2. Dra. Hj. Hamimah, pindah tugas menjadi hakim di Pengadilan Agama Pasuruan

3. H. Edi Marsis, SH., MH., pindah tugas menjadi hakim di Pengadilan Agama Kab. Malang

4. Drs. Muntasir, M.Hp., pindah tugas menjadi hakim di Pengadilan Agama Ngawi

5. Hj. Rosniah, SH., pindah tugas menjadi panitera pengganti di Pengadilan Agama Pasuruan

6. Khulaifah, SH., pindah tugas menjadi staf di Pengadilan Agama Lamongan

Sebelum acara tersebut ditutup dilanjut dengan sambutan Bapak Ketua Pengadilan agama bangil Drs. H. Suhardi, SH., M. H., dalam sambutanya beliau berpesan kepada pejabat yang baru dilantik untuk segera membiasakan diri di Pengadilan Agama Bangil agar tugas tugas yang baru bisa terlaksana dengan baik dan untuk pejabat yang dipindah tugaskan semoga bisa melaksanakn tugas yang baik di tempat yang baru.

Dari Kiri Ke Kanan

Dra. Hj. Lulu’ R beserta suami, Dra. Hj. Hamimah beserta suami,

H. Edi Marsis, S.H., M.H. beserta Isteri, Drs. Muntasir, M.HP., beserta Isteri

Hj. Rosniah, S.H., dan Khulaifah, S.H., beserta suami

Terakhir acara ditutup dengan doa dan ucapan selamat kepada pejabat yang baru dilantik serta ucapan perpisahan bagi pejabat yang dimutasi, diteruskan dengan acara ramah tamah.

Hari Senin, 11 Januari 2016 suasana Pengadilan Agama Bangil serasa lain, karena pada hari itu Pengadilan Agama Bangil kedatangan tamu istimewa yaitu Bupati Pasuruan  H. M. Irsyad Yusuf, kedatangan beliau memang sudah lama ditunggu-ditunggu oleh keluarga Besar Pengadilan Agama Bangil, disamping beliau juga sebagai orang nomor 1 (satu) di Kabupaten Pasuruan yang memiliki kharisma yang tinggi, beliau juga membawa berita yang gembira, betapa tidak tanah yang di atasnya sudah  dibangun gedung Pengadilan agama bangil sejak tahun 2004, mulai hari itu resmi menjadi milik Pengadilan Agama Bangil, beliau memberikan kepada Pengadilan Agama Bangil sebagai bentuk hibah, ini merupakan berita yang menggembirakan, bahkan berita tersebut disambut gembira oleh Kepala Biro Perlengkapan Mahkamah Agung R.I. dengan hadirnya beliau pada acara serah terima dan penandatanganan hibah tanah tersebut. Disamping itu hadir pula Ketua Pengadilan Negeri Bangil, Eddy Soeprayitno, Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan, Sudiono Fauzan dan Kepala Kejaksaan Negeri Bangil, Gembong Priyanto.

 Semula perjanjian antara Pengadilan Agama Bangil dengan Pemerintah Kabupaten Pasuruan berupa “Perjanjian Pinjam Pakai” yang diperpanjang setiap 2 tahun sekali, jadi dengan perjanjian tersebut Pengadilan Agama Bangil hanya bisa memakai dan Pemerintah Kabupaten Pasuruan sifatnya hanya meminjami saja, namun dengan penandatangan Berita Acara Serah Terima Hibah kemarin, maka secara resmi tanah tersebut sudah menjadi milik Pengadilan Agama Bangil. H.M. Irsyad dalam sambutannya berharap agar seluruh pelayanan masyarakat ke PA Bangil dapat dilaksanakan seoptimal mungkin, baik dalam hal perkawinan, sengketa ekonomi syariah, waqaf, hibah, waris dan kepengurusan lainnya, dalam pesannya beliau mengatakan “Kami atas nama Pemerintah Kabupaten Pasuruan menginginkan pelayanan terbaik yang bisa diberikan kepada seluruh masyarakat Kabupaten Pasuruan. Apalagi kalau sudah urusannya dengan pengadilan agama, yang masyarakat tahu kebanyakan perihal sidang perceraian, waqaf, atau waris”.

Drs. H. Suhardi, S.H,M.H. selaku Ketua Pengadilan Agama Bangil yang mewakili seluruh Pegawai dan Karyawan Pengadilan Agama Bangil merasa gembira dan senang, beliau begitu bersyukur sekali dan mengucapkan terima banyak kepada Bupati Pasuruan atas pemberian hibah tanah tersebut, beliau juga menjelaskan PA Bangil memiliki luas sekitar 3000 M2. Sesuai aturan prototype Mahkamah Agung, separuh lahan alias sekitar 1600 M2 dipergunakan untuk bangunan, mulai dari ruang sidang, ruang pimpinan, ruang hakim dan ruang staf, mushollah, tempat parkir bagi para pencari keadilan. Sejak tahun 2004 hingga 2015, PA Bangil mendapatkan kuncuran dana DIPA Mahkamah Agung RI sebesar Rp. 3 Miliar khusus untuk pembangunan kantor PA Bangil, begitu juga dengan tahun 2016 ini, PA Bangil kembali menerima bantuan Rp. 2,5 Miliar yang dipergunakan untuk renovasi ruang sidang dan ruang layanan publik.

Disampaing acara pemberian tanah hibah tersebut Bupati Pasuruan juga sempat berkeliling melihat lingkungan sekitar Pengadilan Agama Bangil, beliau merasa puas.

 

 

Selasa, 15 Desember 2015 08:00

PELANTIKAN JURUSITA PENGGANTI

Written by

 

Hari ini merupakan hari yang bersejarah di Pengadilan Agama Bangil di tahun 2015, betapa tidak karena pada hari ini Ketua Pengadialan Agama Bangil melantik 7 (tujuh) orang jurusita pengganti sekaligus, ketujuh ASN tersebut dipandang layak untuk diangkat sebagai seorang jurusita pengganti. Tepat pukul 01.00 WIB acara pelantikan dimulai, Ketua Pengadilan Agama Bangil Drs. H. Surhadi, S.H.,M.H. mengambil tempat memasuki upacara pelantikan dan acara pun berjalan dengan penuh khidmat diikuti oleh para Pegawai dan dihadiri oleh pejabat Pengadilan Agama Bangil. Dalam kesempatan tersebut Bpk Suhardi selaku Ketua Pengadilan Agama Bangil menyampaikan pesannya bahwa dengan dilantikkannya 7 (tujuh) orang Jurusita diharapkan tidak ada hambatan dalam penyampaian panggilan (relaas) kepada para pencari keadilan. Dalam melaksanakan tugasnya seorang jurusita pengganti karena dia sebagai pembuat akta otentik yang berupa relaas maka harus bertanggung jawab atas kebenaran isi dalam relaas tersebut, sebab kebenaran isi relaas tersebut akan menjadi pegangan hakim dalam memutuskan perkaranya. Sebelum menutup pidatonya, pejabat yang telah diambil sumpahnya dan dilantik sebagai Ketua Pengadilan Agama Bangil tanggal 2 Oktober 2015 di Pengadilan Tinggi Agama Surabaya tersebut mengucapkan selamat kepada para pegawai yang baru dilantik dan mendoakan semoga menjadi barokah. Para pegawai yang baru dilantik tersebut terdiri dari 2 (dua) pria dan 5 (lima) wanita, meskipun wanita mereka mengaku siap melaksanakan tugas yang diberikan kepadanya sebagai seorang jurusita pengganti, berikut adalah nama-nama jurusita pengganti yang baru dilantik :

1.      H. Hadiyatullah, S.H.,M.H. (Wakil Panitera)

2.      Siti Ulfah, S.H. (Panitera Muda Gugatan)

3.      H. Hadiyatullah, S.H.,M.H. (Panitera Muda Hukum)

4.      Syaiful Safari (staf)

5.      Ayda Shofiati (staf)

6.      Khulaifah (staf)

7.      Chalimah (staf)

Alhamdulillah akhirnya acara prosesi pelantikan telah selesai, acara yang telah disiapkan oleh Drs. Muhamad Solikhan, M.H. (Panitera/Sekretaris) dan Abdul Kodir, S.Ag (Wakil Sekretaris) dan diawasi oleh Bpk. Drs. Syamsul Aziz, M.H. selaku Wakil Ketua dapat berjalan dengan lancar.

 

Sebagai unsur utama pengadilan, para hakim memiliki pola kerja dan penghasilan yang berbeda dengan unsur-unsur pengadilan lainnya. Karena itu, para hakim harus memiliki court calendar atau agenda kerja yang jelas dan rinci setiap hari.

“Hakim itu tidak terikat jam kerja secara formal, mulai pukul 8 sampai 16.30. Jam kerja hakim disesuaikan dengan court calendar. Misalnya, hari ini agendanya menyidangkan 10 perkara, tapi baru 6 perkara sudah pukul 16.30. Jangan pulang. Selesaikan, kalau perlu sampai malam,” ujar Wakil Ketua Mahkamah Agung Bidang Non-Yudisial H. Suwardi, S.H., M.H., ketika memberi pembinaan di Aula PTA Banten, Senin (9/11/2015).

Menurut Suwardi, dengan gaji dan tunjangan yang besar, sudah seharusnya para hakim meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. “Begitu juga dengan kepaniteraan,” tandasnya.

Mantan Wakil Ketua Pengadilan Tinggi Banten itu tidak ingin masyarakat tidak terlayani dengan baik, akibat ketidakprofesionalan hakim dalam mengatur jam kerjanya. Ia bercerita, ada kejadian di pengadilan tertentu, orang menunggu sidang dari pukul 9 sampai pukul 16.30. “Ketika dia mengecek kapan waktu sidangnya, eh hakim-hakimnya sudah pulang,” tuturnya.

Sedikit atau banyaknya jumlah perkara, menurutnya, tidak boleh jadi dalih para hakim untuk bekerja tidak maksimal.

“Jumlah perkara 5000 itu cukup besar, tapi kalau sudah jadi tanggung jawab kita, ya harus kita selesaikan. Jangan sampai menelantarkan,” ujarnya.

Soal minutasi di pengadilan tingkat pertama, disadari Suwardi, masih kerap jadi masalah. Selisih waktu antara suatu perkara diputus dan diminutasi perlu dipangkas, sehingga penyelesaian perkara tidak berlarut-larut.

Menurutnya, minutasi jadi tanggungjawab ketua pengadilan. Ia memintas supaya setiap bulan dilakukan rapat bulanan.

“Dicek tiap-tiap hakim, berapa yang sudah dan belum diputus. Kalau sudah diputus, sudah diminutasi atau belum? Kalau belum, beri batas waktu. Kalau belum juga, beri kontrak kinerja. Itu salah satu cara utk mengatasinya,” tuturnya.

Peningkatan kinerja dan pelayanan memerlukan alat kerja yang memadai, selain diperlukan komitmen pimpinan yang kuat. Di sisi lain, belum seluruh pengadilan memiliki alat kerja yang memadai.

Jalan keluar terbaik saat ini, menurut Suwardi, tidak perlu menunggu adanya anggaran dari pusat. “Saya ingin semua hakim dan panitera punya komputer atau laptop. Kalau mengandalkan anggaran dari pusat, sulit. Jangankan hakim tingkat pertama, hakim agung saja belum semua diberi laptop,” tuturnya.

Ia mengingatkan, penghasilan hakim yang besar saat ini hendaknya digunakan juga untuk menunjang kinerja sehari-hari.

“Sekarang gaji sudah besar, sehingga bisa beli komputer atau laptop sendiri-sendiri. Mau mahal ada, mau murah juga ada. Tergantung niat. Kalau perlu kreditlah, kalau tidak bisa kontan,” ucapnya.

[hermansyah l foto: mahkamahagung.go.id]

Kamis, 23 Oktober 2014 08:57

TINDAK LANJUT PEMBINAAN DI PA BANGIL

Written by

 Pada hari ini Kamis, 23 Oktober 2014 akhirnya rampung juga tugas dan tanggungjawab yang diemban oleh Tim Pemeriksa Badan Pengawasan Mahkamah Agung RI di Pengadilan Agama Bangil setelah beberapa hari memeriksa kantor ini, beberapa temuan di kepaniteraan maupun kesekretariatan tidak luput dari catatan Tim Pemeriksa Badan Pengawasan Mahkamah Agung RI yang kemudian dituangkan dalam BAP (Berita Acara Pemeriksaan) sebagai komitmen tindak lanjut perbaikan kinerja di Pengadilan Agama Bangil. Temuan-temuan yang diungkap oleh Tim Pemeriksa Badan Pengawasan Mahkamah Agung RI baik di Kepaniteraan dan di Kesekretariatan tidak menyurutkan semangat kerja para pegawai dan hakim Pengadilan Agama Bangil, akan tetapi ini merupakan langkah awal untuk lebih giat dalam bekerja dan memperbaiki kekurangan dan kesalahan selama ini.

Drs. H. Nuruddin, S.H.,M.Hum dan Drs.  Syamsul Aziz,M.H. yang merupakan top leaders di kantor ini setelah Tim Pemeriksa Badan Pengawasan Mahkamah Agung RI meninggalkan kantor Pengadilan Agama Bangil langsung merapatkan dan meluruskan barisan hakim, para pegawai dan karyawan Pengadilan Agama Bangil.

Drs. Muhamad Solikhan sebagai leadership di kantor ini dengan dibantu oleh Drs. H. Moh. Munib, M.HI dan Abdul Kodir, S.Ag memberikan semangat dan motivasi kepada para pegawai dan karyawan untuk tetap semangat dalam bekerja, ”kekurangan dan kesalahan kita saat ini bukanlah merupakan akhir dari semuanya, tapi merupakan start awal kita untuk melangkah menjadi lebih baik, karena kita semua bisa jadi lebih baik jika mau belajar dari kekurangan dan kesalahan”.

Rabu, 22 Oktober 2014 03:54

PEMBINAAN REGULER DI PENGADILAN AGAMA BANGIL

Written by

 

Bangil, 21 Oktober 2014 merupakan hari pertama dilaksanakan pemeriksaan reguler oleh Tim Pemeriksa Badan Pengawasan Mahkamah Agung RI, tepat pukul 07.30 WIB Tim Pemeriksa Badan Pengawasan Mahkamah Agung RI tiba di Pengadilan Agama Bangil dengan disambut oleh para pegawai dan hakim dengan senang hati, karena sudah beberapa hari ini ditunggu kedatangannya untuk perbaikan kinerja Pengadilan Agama Bangil. Drs. H. Taufiq Hamami, SH yang merupakan Ketua dari Tim Pemeriksa Badan Pengawasan Mahkamah Agung RI setelah beramah tamah sejenak dengan seluruh pegawai dan hakim Pengadilan Agama Bangil bersama Tim langsung melaksanakan tugasnya sesuai dengan Surat Tugas Nomor : 469/BP/ST/X/2014 tanggal 08 Oktober 2014. Bpk. Drs. H. Taufiq Hamami, SH memeriksa dan meneliti data-data yang berkaitan dengan Kepaniteraan, Bpk. Benar Sihombing, S.H.,M.Hum memeriksa dan meneliti data-data yang berkaitan dengan Kepaniteraan, Ibu Dra. Siti Zainab, MM. Memeriksa dan meneliti data-data yang berkaitan dengan Kepegawain dan  Umum, Bpk. Baidawi, SE.,MM Memeriksa dan meneliti data-data yang berkaitan dengan SOP, LAKIP dan Keuangan.

 

Sesuai dengan Surat Tugas yang dikeluarkan PTA Surabaya tepat pukul 07.30 WIB hari Rabu tanggal 10 April 2013 rombongan dari Pengadilan Tinggi Agama Surabaya tiba di PA Nganjuk. Rombongan tersebut adalah Ketua Pengadilan Tinggi Agama Surabaya Drs. H. M. Rum Nessa, S.H., M.H., Wakil Ketua Pengadilan Tinggi Agama Surabaya Drs. H. Amran Suadi, S.H., M.H., M.M., serta Hakim Tinggi Pengawas Daerah Pengadilan Tinggi Agama Surabaya.

Selasa, 14 Oktober 2014 19:31

KPTA Surabaya berkunjung ke Pengadilan Agama Jember

Written by

KPTA Surabaya memberi pengarahan

PTA Surabaya | Disadur dari PA Jember
Ketua Pengadilan Tinggi Agama Surabaya, Drs. H.M. Rum Nessa, SH.MH., yang juga mantan Sekretaris Mahkamah Agung RI mengadakan kunjungan perdana ke Pengadilan Agama Jember dan akan dilanjutkan ke Pengadilan Agama Bondowoso.  Sebelumnya rombongan sempat berkunjung ke Pengadilan Agama Situbondo dan Banyuwangi. Keempatnya merupakan pengadilan agama di wilayah eks karesidenan Besuki atau pengadilan agama koordinator Jember.


Agenda kehadiran saya beserta rombongan adalah saya selaku Ketua Pengadilan Tinggi Agama Surabaya yang baru ingin bersilaturrahmi dan memperkenalkan diri sekaligus ingin melihat secara langsung kondisi riil pengadilan agama-pengadilan agama di wilayah hukum PTA Surabaya. Melalui forum-forum seperti ini kami  mencari masukan berbagai masalah yng muncul di pengadilan agama di wilayah PTA Surabaya, yang kemudian akan kita diskusikan dan akan disusun buku panduan hukum  acara untuk pengadilan agama di wilayah PTA Surabaya”. Demikian ucap pak Rum Nessa.

Lebih lanjut beliau mengatakan bahwa dalam silaturrahmi ini juga diikutsertakan beberapa hakim tinggi untuk melakukan bedah berkas guna mencari data tentang akurasi putusan di pengadilan agama . “Dan alhamdulillah di Jember  saya lihat para hakim tinggi kelihatan segar, karena memang rupanya di Pengadilan Agama Jember ini sudah bagus, dibanding pengadilan agama lainnya. Saya minta kerjasama yang sudah  baik ini terus ditingkatkan, dan prestasi yang telah diraih Pengadilan Agama Jember harus terus dijaga dan ditingkatkan. Hari ini harus lebih baik dari hari kemarin”. Pinta beliau

Bapak KPTA Surabaya juga berpesan agar hindari  kecemburuan antar pegawai terlebih setelah terbitnya PP no. 94 Tahun 2012. Insya Allah dalam jangka pendek pendapatan pegawai non hakim juga akan meningkat”. Tegas Bapak KPTA.

Sementara Ketua Pengadilan Agama Jember, Drs. H. Sumasno, SH. M.Hum mengucapkan selamat datang kepada bapak KPTA Surabaya beserta rombongan yang berkenan mengunjungi Pengadilan Agama Jember, sekaligus mohon maaf apabila Bapak KPTA beserta rombongan selama di Jember kurang mendapatkan gupuh, lungguh dan suguh yang kurang berkenan.

“Demikian keadaan kami bapak. Kami menempati gedung lama yang tidak representatif dan sangat tidak memadai. Namun demikian kami tetap semangat walau fasiliatas yang kami miliki sangat minim dan hasilnya alhamdulillah Pengadilan Agama Jember  menerima penghargaan sebagai Juara Umum Pertama tahun 2012 dalam bidang pengelolaan SIADPA sekaligus peringkat terbaik pertama tahun 2012 dalam bidang implementasi SIADPA PLUS dan  Insya Allah pada tahun depan kami sudah menempati gedung baru yang lebih memadai dari segi kelayakan dan kenyamanan bagi para pencari keadilan.” Demikian  kata pak Masno.

“Jumlah perkara yang diterima oleh Pengadilan Agama Jember sudah mencapai 6.605 perkara dan telah diputus 6.420 sehingga sisa 185 perkara. Di harapkan di sisa waktu yang ada Majelis Hakim dapat menyelesaikan sisa perkara yang masih ada”. Demikian laporan dan himbauan beliau.

Ketua Pengadilan Agama juga melaporkan kepada bapak KPTA Surabaya beserta rombongan tentang  kondisi Pengadilan Agama Jember. “Secara umum Pengadilan Agama Jember telah dapat melaksanakan tugas-tugas pokoknya sebagai kawal depan Mahkamah Agung RI dengan baik di bidang pola bindalmin dan non yustisial.  Indikatornya sangat jelas, antara lain tidak ada keluhan dari masyarakat pencari keadilan terhadap pelayanan kami dan pemberitaan media massa pun sangat positif tentang Pengadilan Agama Jember”. papar beliau.

alt

Di samping itu kami terus mengadakan pembinaan dan koordinasi ke dalam agar kami bekerja sinergi dalam melayani masyarakat, sehingga terciptlah kondisi yang baik untuk melakukan kerja keras, kerja cerdas dan kerja ilkhlas.

Hadir mendampingi bapak KPTA Surabaya adalah Wakil Ketua, dua orang hakim Tinggi dan Panitera/Sekretaris Pengadilan Tinggi Agama Surabaya. Acara diisi dengan dialog sebagai bahan masukan bagi PTA Surabaya dan Ketua PTA Surabaya berjanji pada tahun 2013 nanti akan mulai start bekerja untuk menjadikan pengadilan agama-pengadilan agama di wilayah PTA Surabaya menjadi lebih baik lagi. Amin. (Khamimudin-HUMAS Pengadilan Agama.Jr)

Halaman 4 dari 5
Top